PARTNER

Tanya Jawab Seputar Perpanjangan STNK

Beberapa pertanyaan yang sering muncul dari Klien Mega-Biro Jasa Seputar Perpanjangan STNK diantaranya :

mega-birojasa-perpanjangan stnk

1. 
Apakah kalau saya memiliki motor atas nama sendiri, kemudian saya membeli mobil atas nama saya juga termasuk kriteria Pajak progressif sehingga kendaraan yang kedua (dalam kasus ini mobil) akan terkena pajak progressif yang akan berakibat pajak nya jadi lebih tinggi ?
Jawaban :
Tidak demikian, pajak progressif akan dikenakan untuk jenis kendaraan yang sama, mobil dengan mobil, motor dengan motor.
Sehingga untuk kasus diatas, si pemilik kendaraan tidak perlu khawatir mobil yang baru dibeli akan terkena pajak progressif meskipun nama nya sama dengan yang tertera di motor.



2.
Apabila kendaraan plat nomor bandung mau perpanjangan STNK namun posisi kendaraan ada di luar Bandung (Jakarta), apakah bisa dilakukan perpanjangan nya di Jakarta ? 
Jawaban :
Perpanjangan STNK hanya bisa dilakukan di tempat kendaraan terdaftar, jadi apabila kasus nya seperti itu, maka solusinya adalah dengan melakukan cek fisik bantuan di salah satu kantor samsat terdekat dengan membawa kendaraannya, BPKB Asli, STNK asli, KTP asli. 
Prosedurnya :
- datangi kantor samsat, langsung ke bagian cek fisik, biasanya loket nya berada di area parkir samsat
- daftar cek fisik 
- lembar cek fisik bantuan diterima setelah di sah kan petugas samsat
- proses selesai

Nah lembar ini digabungkan dengan STNK, fotocopy bpkb, KTP asli untuk diuruskan perpanjangan STNK ke samsat tempat kendaraan terdaftar. Bisa diurus sendiri atau juga dengan memanfaatkan biro jasa yang anda percaya. 

3.
Bagaimana cara menghitung denda kalo ada keterlambatan pembayaran pajak kendaraan bemotor tahunan ?
Jawaban :
Penghitungan denda akan terjadi pada 2 item pada STNK yaitu atas :
Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB ) sebesar 2 % per bulan
Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan ( SWDKLLJ) sebesar 100% per tahun
Itu artinya, apabila kita terlambat 1 hari saja dalam membayar pajak STNK 1 tahun, maka kita akan dikenai sanksi denda seperti tersebut diatas.
Apabila  terlambat 45 hari misalkan,  maka akan dikenai denda sebesar:
Pajak Kendaraan Bermotor ( PKB ) sebesar 2 x 2 %
Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan ( SWDKLLJ) sebesar 100%

4.
Kalo untuk STNK mobil yg terlambat diperpanjang dari tahun 2011 apakah masih bisa diproses perpanjangan atau sudah dibekukan ?
Jawaban :
STNK tersebut masih bisa diperpanjang, namun nanti pada saat perpanjangan, Samsat akan mengenakan sanksi denda keterlambatan, dan sanksi tersebut akan tercetak seluruhnya di STNK.


Untuk Informasi Lebih Lanjut, Hubungi
Irfan Bambang Saputra
081910071133
089677301311 (WhatsApp)
085224300192
089609144122 (Line)
pin BB 576ae206

email : irfan.bambang@gmail.com
facebook fanpage :
Mega Biro Jasa Bandung

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

13 Responses to "Tanya Jawab Seputar Perpanjangan STNK"

  1. Mobil kakak saya akan dijual tapi nomornya saya mau ambil.
    Bagaimana caranya & biayanya bagaimana?
    Terima kasih

    ReplyDelete
  2. Saya mau tanya saya mau perpanjang stnk bingung,, soalnya alamat motor saya tasikmalaya tapi pas saya sudah menikah saya pindah tempat di sumedang dan ktp pun jadi alamat sumedang,, apa kah saya perpanjang stnk pake ktp sumedang bisa sedangkan ktp saya yg alamat tasikmalaya sudah tidak ada minta solusinya dong

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau ada dana bisa langsung balik nama ke KTP yang sumedang tp klo belum, bisa perpanjangan STNK dengan biro jasa sumedang mangga

      Delete
  3. Ass.. slamat siang, saya mau tanya..kmarin saya beli spd motor dan harus pesen terlebih dulu karena barang tsb tdk ada langsung, saya pesen dri jakarta thn 2013 tapi baru datang 2015, masalahnya di stnk tertulis tahun pembuatan motor tertulis 2013, sedangkan di bpkb 2015 untuk registrasinya dan plat nmrnya pun 2015. Apa akan jadi masalah nantinya pak. Mohon penjelasanya. Trims

    ReplyDelete
  4. Bang mau nanya berapa biaya nge Bbn motor beat 2008 ... Saya beli bekas dari org cimahi dan saya jg org cimahi jg.. .. Jd ga harus mutasi kan.... Soal nya se samsat... Berapa bang. . Maksih

    ReplyDelete
  5. Selamat malam,
    Saya Zammil di Jogja
    Mohon pencerahannya.
    STNK : G 7121 AA (Pekalongan Timur), Suzuki Jimny Super tahun 1984, warna Biru, masa berlaku 7 April 2011.
    KENDARAAN : warna kuning, body sudah di potong / model offroad, posisi di Jogja.
    PERTANYAAN : bisakah untuk perpanjangan stnk dan mutasi ke Jogja sekaligus balik nama dengan kondisi kendaraan teraebut di atas?
    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Persyaratan Untuk Balik Nama Kendaraan ke Perorangan :
      1 KTP Fotocopy Pemilik Baru Kendaraan
      2 STNK Asli
      3 BPKB Asli
      4 Cek fisik kendaraan ( bisa memanfaatkan cek fisik Bantuan dari samsat terdekat )
      5 Fotocopy Faktur pemilik
      6 Kuitansi transaksi jual beli ( di Stempel perusahaan jika STNK saat ini atas nama perusahaan)
      7 Surat Keterangan Pelepasan Hak jika STNK saat ini atas nama perusahaan

      Hutang pajak akan diperhitungkan nanti di samsat

      Delete
  6. Om kalo saya mau bayar pajak 1 tahun' tapi pake fotocopy KTP yg punya motor, bisa ga ya????

    ReplyDelete
  7. Mind kalo SKPD sama plat nomor asli sudah turun tapi STNK nya belum turun kira" motornya kalo dibawa ke luar kota ttep kena tilang gak ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. buat saja surat jalan dengan alasan sedang proses yang dikeluarkan oleh polda

      Delete
  8. Saya mau tanya di STNK kan ada tertulis jumlah yang harus dibayar
    1.312.500 = BBN.KB
    157.500 = PKB
    0 = ADM STNK
    0 = ADM TNKB
    35.000 = SWDKLLJ
    jadi jumlahnya = 1.505.000
    Saat saya mau bayar pajak apakah biaya yang harus saya bayar akan mengikuti jumlah yang ada di STNK (Rp.1.505.000)?. Soalnya saya baru pertama kali mau bayar pajak, mohon penjelasannya.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete